BEKASI, JURNALPERISTIWA.NET – Seorang pegawai koperasi simpan pinjam di Kabupaten Bekasi menjadi korban pembegalan sesaat setelah mengambil uang tunai dari sebuah bank di wilayah Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam aksi tersebut, tas berisi uang sekitar Rp30 juta dibawa kabur pelaku, sementara korban mengalami luka bacok di bagian tangan.
Berdasarkan keterangan rekan kerja korban berinisial A, korban baru saja kembali dari bank dan memarkirkan sepeda motornya tepat di depan kantor tempatnya bekerja, di samping gerobak penjual mi ayam. Saat itulah kawanan pelaku datang dan langsung melancarkan aksinya.
“Pelaku enam orang menggunakan tiga sepeda motor,” ujar A.
Para pelaku diduga merampas tas milik korban yang berisi uang tunai sekitar Rp30 juta. Saat korban berusaha mempertahankan tasnya, pelaku menyerang menggunakan senjata tajam hingga korban mengalami luka bacok di bagian tangan.
“Kena bacok dibagian tangannya, korban sih langsung ditangani di rumah sakit ” katanya.
Aksi pembegalan yang terjadi di siang bolong tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi dan videonya beredar di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan para pelaku beraksi dengan cepat sebelum melarikan diri usai menguasai tas milik korban.
Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Dimas Adhit Putranto, membenarkan adanya peristiwa pembegalan tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas para pelaku.
“Setelah kami mendapat info, jajaran langsung olah TKP, mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” kata Dimas melalui pesan singkat.
Saat ini, polisi masih memburu para pelaku dan mendalami kemungkinan korban telah dibuntuti sejak mengambil uang di bank. Aparat juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat membawa uang tunai dalam jumlah besar. (Put)
