BEKASI, JURNALPERISTIWA.NET – Sesosok jasad pria tanpa identitas ditemukan warga mengambang di aliran inspeksi Kalimalang, tepatnya di wilayah Jembatan 1, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (1/9/2026) pagi. Dari jasad korban ditemukan barang berharga serta tanda pengenal, dan diduga bukan warga sekitar.
Menurut Hasbi (40) salah satu relawan Bekasi Raya yang pertama kali mendapat laporan warga menuturkan, penemuan jasad pria yang diduga merupakan warga Banyumas, Jawa Tengah itu pertama kali diketahui warga mengambang terbawa arus kalimalang dengan tertelungkup.
“Awalnya dari penemuan, dari laporan saksi. Itu berada dari arah sebelum jembatan, jalan ke arah kota. Pada saat melihat, warga melintas untuk meminggirkan, untuk meminggirkan pinggir kali,” jelas Hasbi di lokasi penemuan jasad.
Kata Hasbi, jasad tersebut diduga sudah dua hari mengambang di aliran kalimalang. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap, dengan kondisi sudah membusuk.
” Jenis kelamin laki-laki, usianya kurang lebih di atas 30 tahun,” ujarnya.
Sementara, Wakapolsek Tambun Selatan AKP Kukuh Setio Utomo yang berada di lokasi mengatakan usai mendapat laporan pihaknya langsung melakukan olah TKP dan menerjunkan tim Inavis Polres Metro Bekasi guna melakukan identifikasi dan visum luar dari jasad korban.
“Berawal dari laporan masyarakat adanya sesosok mayat mengambang di kali. Sementara dari kami melaksanakan proses identifikasi untuk diketahui identitasnya.” ungkapnya.
Kukuh menyebut, ciri-ciri korban mengenakan kaos berwarna hitam bertuliskan “Deathless” dan juga celana pendek berwarna hitam. Lebih lanjut Kukuh menuturkan Dari hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
“Sementara belum ditemukan tanda-tanda kekerasan. Luka-luka juga belum ditemukan,” jelasnnya.
“Barang milik pribadi ditemukan berupa HP dan dompet, KTP.” lanjutnya.
Saat ini, guna penyelidikan lebih lanjut jasad korban dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk dilakukan proses otopsi guna memastikan penyebab kematian korban. Kasus penemuan jasaad pria tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian sektor Tambun Selatan.
“Dugaan penyebab kematian belum bisa disimpulkan.” tutup Kukuh. (Red)
